PENDIDIKAN

Evaluasi Penataan atau Display Produk

Posted on: November 4, 2008

Pengantar

Departement store adalah toko yang menjual berbagai kebutuhan busana beserta asesoriesnya,
non makanan dan minuman.

Memonitor Display

Aktivitas ruangan toko dapat dimonitor melalui:

Monitor CCTV

Aktivitas mengawasi customer adalah kegiatan sehari-hari dari  bagian pengawas floor.

a. Window display

Cara memajang sample barang, gambar, kartu harga ( barcode ), simbol-simbol di bagian depan toko yang disebut etalase.

Window display

b. Exterior display

Cara memajang barang di luar toko, misal pameran, obral cuci gudang dan pasar malam.

Exterior display

c. Interior display

Cara memajang barang di luar toko, misal pameran, obral cuci gudang dan pasar malam.

d. Sold display

Adalah :

  • Perencanaan display sesuai SOP (Standard Operating Procedure)
  • Penataan barang dagangan
  • Pemeliharaan display
  • Waktu penggantian

Sold display

e. Point of Sales Signing

Adalah :

  • Simbul-simbul (lambang)
  • Poster – poster
  • Papan yang digantung
  • Semboyan / tulisan sebagai tanda arah penjualan

Point of sales signing

f. Store Front Banner

Adalah :

  • Tulisan pada spanduk
  • Tulisan pada papan board
  • Yang bertema promosi untuk mendukung penjualan dalam rangka meningkatkan volume penjualan
  • Bisa indoor maupun outdoor

Store front banner

Mengidentifikasi Kerusakan

Identifikasi kerusakan disesuaikan dengan SOP, Standard Operating Procedure berisi tentang :

  1. Continous of image (kesan berlanjut) terhadap hal-hal baru di toko
  2. Lay out dengan efisiensi space/tempat, yakni
    • Tidak berkesan menumpuk
    • Display tidak mengganggu pelayanan
    • Penempatan barang saling berkaitan
    • Mudah dilihat dan mengambil
    • Customer mudah berjalan
    • Perbaikan tata ruang sesuai kebutuhan customer

Identifikasi kerusakan / perubahan akibat dari :

a. Tangan Customer (Customer Hand)

Berpindahnya barang dari satu departemen ke departemen lain akibat konsumen tidak jadi membeli atau kesengajaan ditaruh karena tidak jadi membeli.

Customer hand

b. Kedaluarsa

Produk yang dijual telah habis masa konsumsinya atau telah habis masa pakai.

Kedaluarsa

c. Kecelakaan

Kecelakaan adalah salah satu kelalaian / kecerobohan dari customer yang mengakibatkan rusaknya produk, yang tanpa diketahui pegawas floor.

Kecelakaan

d. Hilang dicuri

Barang hilang karena dicuri kemudian tertangkap tangan baik langsung maupun dengan pengamatan atau kamera CCTV, orangnya akan difoto dan akan ditempel di pos satpam dan akan dilaporkan pada kepolisian.

Tindakan Mengatasi

a. Hilang dicuri

Dalam mengambil tindakan tergantung pada permasalahan yang sedang dihadapi, langkah yang diambil pada umumnya mengacu sebagai berikut :

  • Observasi
  • Pencegahan
  • Mengatasi

b. Observasi

Observasi dilakukan oleh petugas berseragam ataupun tidak yang dilaksanakan secara simpatik namun tegas sehingga tidak mengganggu pelayanan terhadap customer yang sedang berbelanja, ataupun melalui sarana seperti Cermin Cembung,  CCTV dll

c. Pencegahan

Langkah antisipasi sebelum terjadi permasalahan adalah tindakan bijaksana, dalam mengawasi produk yang dijual, dengan cara seperti :

  1. Menempelkan Banner “ Mengambil tanpa bayar adalah pencurian yang akan dilaporkan pada pihak kepolisian “
  2. Pemasangan sarana pengaman, seperti Alarm produk, bila tidak dicopot oleh Kasir, akan berbunyi di pintu keluar.
  3. Pemasangan cermin cembung
  4. Pemasangan CCTV
  5. Pengawasan langsung berseragam atau tidak

Semua bentuk pencegahan dilakukan dengan tidak mengganggu pelayanan dan kenyamanan customer

d. Mengatasi

Sesuai dengan identifikasi yang dilakukan, apabila diketahui permasalahan yang dihadapi, maka dilakukan cara untuk mengatasinya, yang diuraikan sbb:

Evaluasi Penataan atau Display Produk [Download]

Iklan

2 Tanggapan to "Evaluasi Penataan atau Display Produk"

TANYA :
Bgaimana bila produk : SOtO, Sepatu, Tas Dan traditional Food dapat disatukan / di ” DISPLAY” dalam satu tempat ?

apakah itu salah ?? mohon komennya

makasih

Salah,,,krn mknan di satukan dgn produk non food akan mmpengaruhi kualitas dn cita rasa makana itu sendri..
dan dpt mmpngrhi pnmpln prodk yg ditwrkn…

itu komen dr “KITA”…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Negara Yang Sudah Berkunjung

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

RSS Kawan Sejati

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Koleksi Film Harun Yahya

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Blog Partnerku (elsabarto.co.cc)

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Lihat Berita Detik Net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Berita Presiden SBY

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Yang Sudah Mampir Ada

  • 615,382 Orang
%d blogger menyukai ini: